អត្ថបទត្រូវបានសរសេរជាភាសាឥណ្ឌូណេស៊ី។
Video produk yang menarik tidak harus dibuat di studio dengan peralatan mahal. Dengan prompt video produk yang tepat, kamu bisa membuat klip pendek yang memperlihatkan barang daganganmu bergerak, berkilau, atau dipakai, lalu memakainya untuk katalog, iklan, atau konten media sosial.
Tapi video produk punya tuntutan khusus: bentuk barang harus tetap sama, warnanya harus akurat, dan pembeli harus bisa melihat detailnya. Panduan ini membahas cara menulis prompt yang memenuhi tuntutan itu, plus contoh untuk beberapa jenis produk.
Pilih mode yang tepat: Dari foto atau Dari teks
Keputusan pertama yang paling berpengaruh bukan isi prompt, melainkan mode yang kamu pakai di studio.
| Mode | Kapan dipakai | Fokus prompt |
|---|---|---|
| Dari foto | Kamu punya foto produk asli dan ingin bentuknya tetap sama | Gerakan produk, gerakan kamera, suasana |
| Dari teks | Untuk ilustrasi suasana atau produk generik, bukan barang spesifik milikmu | Seluruh adegan: produk, latar, cahaya, kamera |
| 2 foto | Efek sebelum dan sesudah, misalnya kemasan tertutup lalu terbuka | Cara transisi antara dua foto |
Untuk barang yang benar-benar kamu jual, mode Dari foto hampir selalu lebih aman. Mode Dari teks akan mengarang produk baru yang mungkin mirip, tapi tidak sama persis dengan barangmu. Menampilkan produk yang berbeda dari aslinya bisa mengecewakan pembeli. Langkah lengkap mengubah foto menjadi video ada di dari foto produk ke video jualan.
Struktur prompt video produk
Struktur dasarnya sama dengan prompt video lain (subjek, aksi, latar, kamera, gaya), tetapi dengan penekanan yang berbeda:
- Produk — sebutkan bentuk, warna, dan material: "botol kaca bening", "tas kulit cokelat tua", "kemasan kertas kraft".
- Gerakan — sederhana saja: berputar perlahan, tetesan jatuh, kain berkibar, uap naik.
- Latar — polos dan bersih untuk katalog, atau suasana penggunaan untuk iklan.
- Kamera — kamera diam, dolly in perlahan, atau orbit setengah lingkaran.
- Cahaya — cahaya studio lembut, cahaya jendela, atau sorot dari atas untuk kesan mewah.
Contoh prompt untuk berbagai jenis produk
Makanan dan minuman
Botol plastik bening berisi es kopi susu gula aren dengan embun dingin di permukaannya, berdiri di atas meja kayu, es batu berjatuhan pelan di sekitarnya. Close-up, kamera orbit perlahan setengah lingkaran. Cahaya siang alami dari samping, latar belakang krem buram, warna segar.
Fashion dan aksesori
Kemeja batik tulis motif parang berwarna cokelat sogan tergantung di gantungan kayu, kainnya bergoyang lembut tertiup angin dari jendela. Medium shot, kamera mendekat perlahan ke detail motif. Cahaya jendela lembut, latar dinding putih bertekstur, nuansa hangat dan elegan.
Kecantikan dan perawatan
Toples krim wajah berwarna putih susu terbuka di atas permukaan air yang beriak pelan, kelopak bunga melati mengapung di sekitarnya. Tampak samping, kamera diam. High key, cahaya terang merata, warna putih dan hijau muda, kesan bersih dan segar.
Kerajinan dan dekorasi
Vas keramik gerabah berwarna terakota dengan ukiran sederhana di atas rak kayu, setangkai daun monstera di dalamnya. Kamera bergerak menyamping perlahan dari kiri ke kanan. Cahaya sore dari jendela membentuk bayangan daun di dinding, nuansa tenang.
Lebih banyak inspirasi lintas kebutuhan ada di contoh prompt video AI.
Prompt video produk dari foto: fokus pada gerakan
Saat memakai mode Dari foto, jangan mendeskripsikan ulang seluruh isi foto secara panjang. Model sudah melihatnya. Tuliskan apa yang harus bergerak dan bagaimana kamera berperilaku.
Uap tipis naik perlahan dari mangkuk, kamera mendekat sangat pelan, cahaya tetap hangat, produk tidak berubah bentuk.
Foto yang bagus menghasilkan video yang bagus. Gunakan foto yang tajam, cahayanya rata, dan produknya tidak terpotong di tepi bingkai. Kalau fotonya gelap atau buram, model cenderung mengarang detail yang hilang.
Gaya katalog atau gaya suasana?
Ada dua pendekatan besar untuk video produk, dan masing-masing butuh prompt yang berbeda. Gaya katalog memperlihatkan barang dengan jelas di latar polos: cocok untuk halaman produk di marketplace karena pembeli ingin melihat bentuk dan warna apa adanya. Gaya suasana memperlihatkan barang di tempat ia dipakai: cocok untuk iklan dan konten media sosial karena membantu penonton membayangkan memilikinya.
Untuk gaya katalog, tulis latar sederhana ("latar putih polos", "alas abu-abu muda") dan cahaya rata. Untuk gaya suasana, sebutkan tempat dan aktivitas di sekitarnya, tetapi tetap jadikan produk sebagai pusat perhatian.
Tumbler stainless hijau tua di atas meja kerja dekat laptop dan buku catatan, tangan seseorang mengangkatnya lalu meletakkannya kembali. Medium close-up, kamera diam. Cahaya pagi dari jendela, latar ruang kerja rumahan yang rapi dan buram, warna natural.
Banyak penjual membuat keduanya dari satu produk: versi katalog untuk etalase toko, versi suasana untuk promosi. Ide memakai video ini dalam strategi pemasaran ada di video promosi UMKM dengan AI.
Bagaimana dengan suara?
Beberapa model menghasilkan suara bersama videonya, misalnya Seedance 2.0 dan Veo 3.1, sementara Kling 3.0 menyediakan suara sebagai opsi dengan biaya tambahan dan Wan 3.0 tidak bersuara. Untuk video produk, banyak penjual tetap memilih menambahkan musik atau sulih suara sendiri saat mengedit agar pesannya terkontrol. Kalau ingin mencoba suara bawaan, kamu bisa menyebut suasana suara di prompt, misalnya "suara es batu berdenting", lalu menilai hasilnya.
Teks, harga, dan logo: tambahkan saat mengedit
Ini kesalahan yang paling sering terjadi di video produk. Model video belum andal menampilkan tulisan, sehingga nama merek, label harga, atau tulisan promo di dalam video sering muncul sebagai huruf acak. Hasilnya justru terlihat tidak profesional.
- Minta latar yang menyisakan ruang kosong, misalnya "ruang kosong di sisi kanan bingkai".
- Tambahkan nama produk, harga, dan ajakan beli di aplikasi edit seperti CapCut.
- Kalau kemasan aslimu punya tulisan, pakai mode Dari foto dan gerakan kecil agar tulisannya tidak banyak berubah, lalu periksa hasilnya dengan teliti.
Langkah mengedit dan menambahkan teks ada di edit video AI di CapCut.
Rasio, durasi, dan biaya
Untuk marketplace dan katalog, rasio 1:1 atau 9:16 biasanya paling pas; untuk iklan di YouTube, pakai 16:9. Klip produk tidak perlu panjang: 5 sampai 8 detik sudah cukup untuk memperlihatkan barang dari beberapa sisi. Tips khusus untuk toko online ada di video produk untuk marketplace.
Biaya dihitung per detik. Sebagai gambaran, Seedance 2.0 Fast di 480p memakai 20 kredit per detik, jadi klip uji 5 detik membutuhkan 100 kredit, sekitar Rp10.000 karena 1 kredit setara kira-kira Rp100. Setelah prompt terasa pas, buat versi akhir di resolusi lebih tinggi. Rincian tiap model ada di halaman harga.
Unggah foto produkmu di studio dan coba salah satu prompt di atas.
Buka studioPertanyaan yang sering muncul
Apakah video AI bisa menampilkan produk saya persis seperti aslinya?
Mode Dari foto memberi peluang terbaik karena model memakai foto produkmu sebagai dasar. Tetap periksa hasilnya, karena detail kecil seperti tulisan di kemasan bisa berubah.
Bagaimana cara menambahkan harga dan nama toko di video produk?
Tambahkan saat mengedit. Model video belum andal menampilkan teks, jadi hasilnya akan lebih rapi kalau tulisan dibuat di aplikasi edit.
Gerakan kamera apa yang cocok untuk produk?
Kamera diam, dolly in perlahan, dan orbit setengah lingkaran adalah pilihan yang paling aman. Penjelasan lengkap ada di panduan gerakan kamera dalam prompt.
Bolehkah memakai produk merek lain di video AI?
Sebaiknya tidak tanpa izin. Gunakan produkmu sendiri atau produk yang kamu punya hak untuk mempromosikannya.



