บทความเขียนเป็นภาษาอินโดนีเซีย
Klip dari model video AI biasanya pendek, tanpa teks, dan kadang punya detik awal atau akhir yang kurang rapi. Karena itu, langkah terakhir yang menentukan hasil adalah edit video AI di CapCut atau aplikasi edit lain: memotong bagian terbaik, menyusun urutan, menambahkan teks, musik, dan subtitle, lalu mengekspor dengan kualitas yang pas.
Panduan ini menjelaskan alur kerjanya secara umum, sehingga tetap relevan walaupun tampilan aplikasi berubah setelah pembaruan. Nama tombol dan letak menu bisa berbeda di versi ponsel dan komputer, jadi fokuslah pada urutan langkahnya.
Sebelum membuka aplikasi edit
Hasil edit yang rapi dimulai dari bahan yang rapi. Siapkan hal-hal berikut lebih dulu:
- Unduh semua klip dari halaman Riwayat di studio. Video disimpan untuk jangka waktu tertentu, jadi jangan tunda.
- Beri nama file berurutan, misalnya 01-pembuka, 02-produk, 03-penutup, supaya mudah disusun.
- Pastikan rasio semua klip sama. Mencampur 16:9 dan 9:16 dalam satu video membuat sebagian klip terpotong atau berbingkai hitam.
- Siapkan naskah singkat berisi teks di layar dan narasi untuk tiap klip.
Kalau klipmu belum dibuat, mulai dari cara membuat video AI, dan rencanakan urutannya dengan storyboard untuk video AI.
Langkah 1: Buat proyek dengan rasio yang benar
Buat proyek baru dan impor klip-klipmu. Atur rasio proyek sesuai tujuan: 9:16 untuk TikTok, Reels, dan Shorts; 16:9 untuk YouTube; 1:1 untuk feed berbentuk kotak. Samakan dengan rasio yang kamu pilih saat membuat video di studio, supaya tidak ada bagian gambar yang dibuang. Panduannya ada di rasio video untuk TikTok, YouTube, dan Instagram.
Langkah 2: Potong (trim) bagian terbaik
Tonton setiap klip dari awal sampai akhir. Klip AI sering punya bagian yang paling bagus di tengah, sementara awal dan akhirnya kadang terlihat kaku atau berubah aneh. Potong hanya bagian yang benar-benar kamu butuhkan.
- Geser penanda awal klip sampai gerakan utama dimulai.
- Geser penanda akhir sebelum ada distorsi, misalnya tangan atau wajah yang berubah bentuk.
- Untuk konten pendek, potongan 2–4 detik per klip biasanya sudah cukup.
- Kalau ada momen bagus di dua bagian berbeda, belah klip menjadi dua dan buang bagian tengahnya.
Langkah 3: Gabungkan klip dan atur transisi
Susun klip di linimasa sesuai urutan cerita. Potongan langsung (tanpa efek) sering terlihat paling profesional, terutama untuk konten cepat. Gunakan transisi seperlunya, misalnya pudar halus saat pindah suasana.
Agar perpindahan antar klip terasa mulus, perhatikan kesinambungan: arah gerak subjek, warna cahaya, dan sudut kamera. Kalau kamu butuh transisi yang benar-benar menyambung dari satu adegan ke adegan lain, mode 2 foto di studio bisa membuat klip perantara dari frame awal ke frame akhir. Tekniknya dibahas di menggabungkan klip video AI.
Langkah 4: Tambahkan teks di layar
Model video belum andal menulis huruf, jadi semua teks sebaiknya ditambahkan saat mengedit. Beberapa panduan agar teks mudah dibaca:
- Gunakan kalimat pendek, maksimal satu gagasan per layar.
- Pilih huruf tebal dengan kontras tinggi, atau beri latar semi-transparan di belakang teks.
- Jauhkan teks dari tepi bawah dan samping layar, karena di aplikasi media sosial area itu sering tertutup tombol dan keterangan.
- Tampilkan teks cukup lama untuk dibaca, kira-kira sampai kamu sendiri bisa membacanya dua kali.
Langkah 5: Atur suara dan musik
Beberapa model, seperti Seedance dan Veo, menghasilkan video dengan suara. Kling 3.0 menyediakan suara sebagai opsi tambahan, sedangkan Wan 3.0 tidak bersuara. Saat mengedit, kamu bisa memilih:
- Memakai suara bawaan kalau cocok, misalnya suara ambien kafe atau ombak.
- Menurunkan volume suara bawaan dan menambahkan musik sebagai latar.
- Membisukan klip dan memakai musik atau narasi sepenuhnya.
Pastikan musik yang kamu pakai memang boleh digunakan untuk tujuanmu, terutama untuk konten komersial. Pelajari lebih jauh di video AI dengan suara dan hak cipta video AI.
Langkah 6: Tambahkan subtitle
Banyak orang menonton video di media sosial tanpa suara. Kalau videomu berisi narasi atau dialog, subtitle membantu pesanmu tetap tersampaikan. Aplikasi edit modern umumnya punya fitur pembuatan subtitle otomatis dari suara; hasilnya tetap perlu kamu periksa kata demi kata, terutama untuk nama produk dan istilah lokal.
Panduan lengkap, termasuk cara menata posisi dan gaya subtitle, ada di menambahkan subtitle video AI.
Langkah 7: Ekspor dengan kualitas yang tepat
Pengaturan ekspor menentukan seberapa tajam videomu setelah diunggah. Prinsip umumnya:
| Pengaturan | Saran | Alasan |
|---|---|---|
| Resolusi | Sama dengan bahan asli atau satu tingkat di atasnya | Menaikkan 480p ke 1080p tidak menambah detail asli |
| Rasio | Sesuai proyek (9:16, 16:9, atau 1:1) | Mencegah bingkai hitam atau potongan |
| Frame rate | Sama dengan klip asli | Menghindari gerakan patah-patah |
| Kualitas atau bitrate | Pilih tingkat tinggi jika tersedia | Mengurangi kerusakan saat platform mengompres ulang |
Kalau targetmu tampil tajam di 1080p, buat versi akhir di studio dengan resolusi 1080p, misalnya dengan Seedance 2.0, Kling 3.0, Veo 3.1, atau Wan 3.0. Seedance 2.0 1080p memakai 122 kredit per detik, jadi klip 5 detik memakai 610 kredit. Bandingkan pilihan resolusi di resolusi video AI 480p, 720p, dan 1080p dan tarif lengkap di halaman harga. Tips mengunggah agar tidak buram ada di upload video AI ke TikTok tetap tajam.
Kesalahan umum saat mengedit video AI
- Memakai klip utuh padahal hanya beberapa detik yang bagus. Penonton lebih cepat menangkap bagian yang aneh daripada yang kamu kira.
- Terlalu banyak efek transisi. Efek yang berganti-ganti membuat video terasa murahan dan mengalihkan perhatian dari isi.
- Warna antarklip tidak serasi. Kalau satu klip hangat dan klip berikutnya dingin, samakan sedikit dengan pengaturan warna atau filter yang sama untuk semua klip.
- Teks terlalu panjang sehingga tidak sempat dibaca sebelum klip berganti.
- Lupa mengecek hasil ekspor di ponsel. Tonton sekali di layar ponsel sebelum mengunggah, karena di sanalah kebanyakan penonton melihatnya.
Contoh alur edit video promosi 15 detik
Botol minuman teh dingin di atas meja kayu, tetesan embun mengalir di permukaan botol, kamera mendekat perlahan. Cahaya siang yang cerah, warna segar, close-up, rasio vertikal.
- Klip pembuka 3 detik: botol dengan embun, teks "Haus siang-siang?".
- Klip produk 4 detik: teh dituang ke gelas berisi es.
- Klip suasana 4 detik: orang bersantai di teras, tanpa wajah yang jelas.
- Klip penutup 4 detik: produk di tengah bingkai, teks nama toko dan ajakan membeli.
- Musik latar ceria, subtitle untuk narasi, ekspor 9:16.
Buat klip mentahmu di studio, lalu lanjutkan ke aplikasi edit favoritmu.
Buka studioPertanyaan yang sering muncul
Apakah klip dari Videbro bisa langsung diedit di CapCut?
Bisa. Unduh klip dari halaman Riwayat, lalu impor ke CapCut atau aplikasi edit lain seperti file video biasa.
Kenapa video jadi buram setelah diedit?
Biasanya karena bahan aslinya beresolusi rendah, rasio proyek tidak sama dengan klip sehingga gambar diperbesar, atau kualitas ekspor diatur rendah. Samakan rasio, ekspor dengan kualitas tinggi, dan buat versi akhir di resolusi yang cukup.
Bolehkah menambahkan teks langsung lewat prompt?
Sebaiknya tidak. Model video belum andal menulis huruf, sehingga teks sering salah eja atau berubah bentuk. Tambahkan teks saat mengedit.
Apakah saya wajib memakai CapCut?
Tidak. Langkah di panduan ini berlaku umum untuk aplikasi edit video apa pun, baik di ponsel maupun komputer.



